Serunya Lari Malam di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta

(Artikel September 2019, Repost)

Hampir semua orang, terutama kaum milenial menyukai olahraga lari. Tak terkecuali saya pribadi, yang semenjak mengikuti klub Lari di kantor bulan lalu, setiap jum’at malam jadi rutin lari malam di GBK bersama teman-teman kantor.

 

Jika mendengar olahraga lari pasti diidentikan dengan jogging atau lari pagi yang dilakukan di pagi hari atau ketika saat acara CFD (Car Free Day).

Di kota-kota besar seperti Jakarta, olahraga lari sudah seperti urban lifestyle. Lari dan pagi memang sudah menjadi kesatuan. Dan pagi adalah momok yang cukup disegani bagi yang ingin melakukan olahraga lari.

 

Jika kalian suka olahraga lari tapi malas bangun pagi, tidak perlu khawatir. Karena bagi kalian yang tinggal di Jakarta bisa tetap melakukan olahraga yang saat ini konon sudah menjadi olahraga yang ‘mahal’.

Kalian bisa datang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Di setiap malam akan banyak sekali ditemui warga Jakarta yang melakukan lari malam.

Jika dilihat dari pengunjung yang datang, kebanyakan memang di dominasi oleh para karyawan yang bekerja di sekitaran Jakarta.

Jangan heran jika kalian akan melihat parkiran di GBK penuh oleh kendaraan bermotor dan disetiap sudut ramai oleh orang-orang yang olahraga atau sekedar berkumpul, terutama pada jum’at malam.

 

Sensasi yang akan kalian dapatkan jika kita lari malam di GBK itu tidak akan didapatkan jika kita lari di pagi hari atau pada saat CFD. Gemerlapnya lampu-lampu di gedung-gedung pencakar langit membuat semangat untuk terus berlari. Ditambah warna-warni lampu hias di atap stadion Gelora Bung Karna (GBK) menambah cantik suasana malam.

Bagi pengunjung yang ingin berganti pakaian, toilet di area GBK banyak tersedia dan bersih. Jika ingin menaruh atau menyimpan barang, di area stadion GBK menyediakan loker yang bisa disewa 10.000. Batas penyimpanannya hanya sampai jam 8.30 malam.

 

Lari pada malam hari mengitari area stadion GBK sangat mengasyikan. Tidak jarang area ini dijadikan tempat berkumpulnya berbagai komunitas atau tempat nongkrong.

Area GBK juga tidak hanya digunakan untuk berlari saja, ada juga yang bermain badminton, squash, senam, zumba, sepeda, bahkan ada yang latihan drum band. Persis seperti yang ada di acara CFD, hanya saja pemandangan di malam hari lebih eksotis.

Bagi yang akan membawa mobil atau sepeda motor diharapkan membawa kartu emoney. Karena pembayaran parkir cashless atau non tunai. Dan perhatikan untuk saldo di emoney-nya mencukupi.

 

Bagi yang ingin naik kendaraan umum juga bisa, karena area GBK berada di pusat kota jadi aksesnya sangat mudah. Ada Halte Busway dan stasium MRT yang berada tidak jauh dari GBK.

Di area GBK juga ada penyewaan GrabWheels atau Skuter Listrik yang bisa pengunjung sewa menggunakan aplikasi Grab.

 

Jika kalian haus, lapar atau mau membeli perlengakapan olahraga, di area stadion GBK terdapat banyak yang menjual makanan, coffee shop, minimarket dan toko olahraga.

Kalian juga bisa mengunjungi area GoFood Festival untuk nongkrong atau kumpul bersama teman sehabis olahraga sampai larut malam. Selain banyak kedainya, tempatnya juga asik karena sering ada live music.

Nah, dengan adanya area lari pada malam hari di GBK-Jakarta, Berarti sudah tidak ada alasan lagi dong, untuk malas olahraga lari.

Apakah di kota kalian ada area untuk olahraga lari pada malam hari seperti di GBK-Jakarta?

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *