Jernihkan Hati dan Pikiran

Tahan, dan cobalah tenangkan hatimu.

Jangan sampai hanya karena satu dua kesalahan, kamu melupakan banyak kebaikan yang pernah dibuatnya.

Semangat menjalin itu seperti air laut, adakalanya pasang, dan ada waktunya surut.

“Keterlaluanlah kamu jika menderita hanya karena buah dari pikiran yang berisi tentang kemungkinan-kemungkinan yang mungkin belum tentu terjadi.”

***

Ada yang tertahan menunggu tumpah.

“Tahanlah dan jangan dibiarkan, karena itu adalah sumber dari penyesalan.”

Belajarlah dari kejadian saat ini,
Karena yang akan terjadi nanti, akan terasa lebih getir daripada ini.

Maka dari itu bersikaplah seperti satria, yang akan memaafkan sebelum ada kata maaf terucap.

Kita memang tidak bisa memilih dari rahim mana kita ingin dilahirkan. Tapi kita berhak memilih dengan siapa kita ingin berbagi rasa dan cerita.

Rayakanlah hubungan pertalianmu, seperti kamu sedang merayakan turunnya hujan.

Karena disetiap rintiknya, berlimpah kebahagiaan yang sengaja diturunkan Tuhan, untuk makhluknya.

Bekasi, 26 Desember 2017

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *