Beni Ananto

Angin


Angin
Kau seperti angin
Datangmu tak disangka
Semilirmu membuatku memicingkan mata
Awalnya
Ku kira kau penggaggu
Ternyata bukan
            Saat ku merasa sendiri di sini
Sepi    
Ku gerah dalam ramai
Saat itu kau melintas pelan
Ada kesejukkan
Ku hirup perlahan aroma kedatanganmu
Menenangkan
Kau menyadarkanku
Angin
Kau adalah karunia Tuhan
Kau mengajarkanku kesabaran
Angin
Sekarang ku tahu
Kau adalah sahabatku
           

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *