5 Fakta Hayao Miyazaki Sang Maestro dari Studio Ghibli

5 Fakta Hayao Miyazaki Sang Maestro dari Studio Ghibli

pict: https://www.chinadaily.com

Bagi para pecinta animasi atau anime khususnya animasi Jepang pasti sudah tidak asing dengan Studio Ghibli. Rumah produksi pembuatan film animasi asal negeri Sakura ini sudah banyak sekali menciptakan film animasi box office seperti Spiritted Away, My Totoro Neightbour, Princess Mononoke dan yang teranyar adalah Earwig and the Witch yang akan tayang dalam waktu dekat.

Dibalik terciptanya anime-anime keren itu, terdapat seorang genius bernama Hayao Miyazaki yang menjadi salah satu pendiri Studio Ghibli. Untuk mengenal lebih dekat Sang Maestro, berikut ini ada lima fakta mengenai Eyang Hayao Miyazaki.

  1. Menyukai Manga dan Animasi sejak kecil

Hayao Miyazaki lahir di Tokyo, 5 Januari 1941. Miyazaki adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya merupakan seorang direktur di perusahaan yang memproduksi kemudi pesawat tempur pada Perang Dunia II, Miyazaki Airplane. Sejak kecil Miyazaki sudah tertarik dengan Manga dan animasi yang sudah menjadi culture di Jepang. Miyazaki pernah bekerja di salah satu studio animasi besar di Jepang, Toei Animation sebelum mendirikan Studio Ghibli.

2. Berdirinya Studio Ghibli

Hayao Miyazaki dan dua rekannya, Isao Takahata dan Toshio Suzuki mendirikan Studio Ghibli pada 15 Juni 1985 di Tokyo. Nama Ghibli berasal dari Bahasa Arab, Qibli. Nama tersebut terinspirasi dari orang-orang Italia yang menyebut pesawat pengincar sahara pada Perang Dunia II. Ghibli sendiri bermakna Angin yang bertiup melewati Gurun Sahara, yang bermaksud bahwa Studio Ghibli akan menjadi angin segar di industri animasi Jepang. Film pertama yang di produksi pada saat itu adalah Laputa: Castle in The Sky (1986), My Neighbor Totoro (1988), dan Grave of The Fireflies (1988)

3. Direktur Utama Studio Ghibli yang Workaholic dan Perfeksionis

Hayao Miyazaki sudah terkenal sebagai pribadi yang workaholic dan perfeksionis. Semasa muda, Miyazaki biasa bekerja hingga 14 jam sehari. Miyazaki adalah seorang animator yang mencintai kesempurnaan pada setiap pekerjaannya. Dia bahkan sengaja pergi ke Swedia, tepatnya ke Stockholm dan Gotland Island untuk mengambil foto yang digunakan di film anime Kiki’s Delivery Service.

Tidak heran direktur utama studio Ghibli itu menjadi salah satu animator tersukses di dunia. Karya-karyanya seperti Princess Mononoke (1997), Spirited Away (2001) banyak memenangi penghargaan di kancah dunia.

4. Hayao Miyazaki Pensiun dan Kembali

Pada tahun 2013 silam Hayao Miyazaki menyatakan diri jika akan pensiun di usianya yang ke 72. Alasannya adalah karena Miyazaki bermasalah dengan penglihatannya yang semakin buruk dan akan mempengaruhi karya yang akan dibuatnya.

Tetapi beberapa tahun berikutnya tepatnya pada 2017, melalui Toshio Suzuki, produser dari Studio Ghibli memberitakan bahwa Miyazaki sudah bekerja kembali untuk sebuah proyek film terbaru Studio Ghibli yang rencanya akan tayang di tahun 2020. Alasan Miyazaki kembali terdengar cukup sentimentil yaitu karena ingin membuatkan film animasi untuk cucu laki-lakinya.

5. Membuat Film terbaru bersama Putranya-Goro Miyazaki

Putra pertama Hayao Miyazaki yang juga penerus Studio Ghibli, Goro Miyazaki menyutradarai film berjudul Aya to Majo (Earwig and the Witch) bersama Ayahnya, Hayao Miyazaki.

Film terbaru kali ini akan menjadi film Panjang pertama Studio Ghibli yang menggunakan Teknik animasi full 3D CG. Aya to Majo (Earwig and the Witch) film ini rencana tayang perdana di saluran televisi NHK 30 Desember 2020 namun karena film ini akan diikutsertakan di salah satu ajang penghargaan bergengsi, penayangannya diundur menjadi awal tahun 2021. Dan Indonesia boleh berbangga karena salah satu pengisi suara dan soundtrack akan diisi oleh penyanyi dan pemain film Petualangan Sherina, yup, Sinna Sherina Munaf aka Sherina. Wah, jadi nggak sabar nih. :))

Leave a Reply